Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Bentuknya Menyerupai Bunga Matahari, Begini Cara Pembuatan Jajanan Jadul Kembang Goyang dari Wonosalam Jombang yang Gurih dan Renyah

Anggi Fridianto • Kamis, 2 Mei 2024 | 16:25 WIB
DIPROSES: Yunanik Ferianti, 34 Warga Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam membuat jajanan jadul antari di rumahnya, Rabu (1/5).
DIPROSES: Yunanik Ferianti, 34 Warga Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam membuat jajanan jadul antari di rumahnya, Rabu (1/5).

JombangBanget.id – Warga di lereng Gunung Anjasmoro, Jombang kreatif melihat peluang usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Salah satunya, ditekuni Yunanik Ferianti, 34, warga Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Jombang.

Sejak 2019, ia membuat jajan jadul kembang goyang alias antari.

Dalam membuat jajan kembang goyang, Feriyanti menggabungkan beberapa bahan. Mulai tepung tapioka, tepung terigu, telur, gula dan tambahan vanili.

”Saya mulai usaha sejak 2019. Awalnya coba-coba melayani pesanan dan kini jadi usaha sampingan,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dijelaskan, jajan jadul antari lebih akrab di telinga masyarakat dengan jajan kembang goyang.

Pasalnya, jajan gurih nan renyah tersebut memiliki bentuk unik mirip bunga.

Lantas disebut kembang goyang karena pembuatannya digoyang-goyang dalam sebuah cetakan sebelum digoreng dengan minyak panas.

”Sehingga masyarakat sini lebih kenal dengan sebuatan kembang goyang,’’ jelas dia.

Feriyanti menjelaskan, proses pembuatannya pun cukup mudah. Diawali dengan mencampurkan bahan-bahan yang dibutuhkan.

Kemudian dicampur dengan mixer hingga lembut. Untuk penggorengaan, Ferianti menggunakan kayu bakar dan tungku yang terbuat dari tanah liat.

Baca Juga: Kawasan Hutan Konservasi Wonosalam Jombang Ini Jadi Lokasi Pemantauan Burung Rangkong, Ada juga Tanaman Endemis Berusia Puluhan Tahun

Selain lebih ekonomis, hal itu dinilai berpengaruh pada aroma jajan yang dinilai lebih sedap.

”Setelah itu di goreng dengan api sedang agar tidak gosong,’’ jelas dia.

Jajan jadul tersebut memiliki rasa yang gurih dan renyah. Biasanya, digunakan untuk suguhan tamu saat lebaran, hingga musim hajatan.

“Kalau ada yang hajatan disini masih banyak yang menyuguhkan jajan ini,’’ pungkasnya. (ang/naz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#carangwulung #bunga #cara #kembang #Wonosalam #Antari #Jombang #Mirip #Goyang #Wonderland #matahari #Pembuatan