Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Harga Jual Tomat Merangkak Naik Bikin Petani di Desa Genukwatu Jombang Ceria

Azmy endiyana Zuhri • Selasa, 16 Januari 2024 | 13:25 WIB
SUMRINGAH: Petani asal Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro memetik tomat hasil tanamannya.
SUMRINGAH: Petani asal Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro memetik tomat hasil tanamannya.

JombangBanget.id - Petani tomat di Dusun Kedungbokor, Desa Genukwaktu, Kecamatan Ngoro, Jombang bisa tersenyum lebar.

Menyusul harga jual tomat di tingkat petani melejit. Per kilogramnya saat ini tembus Rp 12.000. Petani pun meraup untung besar.

Darmawan, salah satu petani tomat mengatakan, kenaikan harga tomat ini dipicu karena banyaknya permintaan dari konsumen dan banyak tanaman tomat yang gagal panen akibat cuaca ekstrem.

”Sehingga untuk tahun ini harga tomat harganya sangat bagus dan cenderung naik karena banyaknya permintaan dari konsumen,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk harga tomat sekarang di kisaran Rp 12.000 per kilogram untuk jenis tomat yang biasa.

Sementara tomat kualitas super harganya kisaran 14.000 per kilogram di tingkat petani.

”Harga tomat di tingkat petani sebelumnya di kisaran Rp 9.000 dan ini sudah naik menjadi Rp 12.000 per kilogram. Alhamdulillah petani tomat tidak merugi dan masih untung meskipun musim penghujan," paparnya.

Perawatan tomat pada kondisi cuaca yang ekstrem seperti ini membutuhkan perawatan ekstra.

Di antaranya harus dilakukan penyemprotan hama hingga jamur agar buah tomat berbuah maksimal saat panen.

”Kalau hujan kita lakukan penyemprotan, sekali panen tanaman tomat bisa menghasilkan 2,5 kuintal sampai 3 kuintal di lahan seluas 1.400 meter,” pungkasnya. (yan/naz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#tomat #Genukwatu #harga jual #Jombang #Petani