JombangBanget.id - Budi daya durian montong tidak berbeda dengan perawatan tanaman durian pada umumnya.
Dalam merawat tanaman, Gimin warga Dusun Arjosari, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Jombang menggunakan pupuk kandang.
Hanya saja, pada saat musim hujan dirinya harus lebih ekstra memperhatikan perkembangan bakal buah.
”Kalau musim hujan banyak lalat buah, untuk itu rutin disemprot dengan obat karena kalau tidak begitu bisa membusuk,’’ ujar Riyanto, 53 kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Selain itu, agar hasil buah lebih maksimal petani juga harus sering sering melakukan pruning atau memangkas ranting serta bunga yang berada dalam satu cabang.
”Agar aliran nutrisi ke buah bisa tersalurkan maksimal, sehingga buahnya bisa tumbuh besar,’’ pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Panglungan Sugiat mengakui prospek budi daya durian di wilayahnya cukup menjanjikan.
”Karena didukung iklim serta faktor alam yang bagus, membuat pertumbuhan durian di desa kami maksimal. Salah satu pembudi daya yang sudah berhasil yang mengembangkan durian pak Gimin Arjosari,” ujar dia.
Dijelaskan, Desa Panglungan sendiri memiliki luas areal lahan perkebunan mencapai sekitar 520 hektare.
”Lahan tersebut kebanyakan ditanami secara tumpang sari, ada kopi, cengkeh, durian dan lain-lain,’’ pungkasnya. (ang/naz/fid)
Editor : Ainul Hafidz